Pengamat Ini Bilang Energi Aparat Transportasi Habis Urusi Kebijakan Populis

1416542040

Energi pemerintah dinilai banyak tersita untuk kebijakan populis seperti mudik gratis. Sementara kinerja pembangunan transportasi massal nyaris tak terdengar alias sayup-sayup.

Demikian disampaikan pengamat transportasi Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, Semarang, Jawa Tengah, Djoko Setijowarno, Senin (19/6/2017).

Menurut Djoko, mudik gratis bentuk kebijakan populis yang tak akan pernah menyelesaikan masalah.

“Kecuali kalau diimbangi dengan implementasi kebijakan-kebijakan mendasar transportasi secara konsisten dan komprehensif,” kata Djoko.

Djoko mengkritisi, energi aparat transportasi saat ini habis hanya untuk mengurus kebijakan-kebijakan populis, seperti taksi on line dan angkutan lebaran.

“Mungkin bila dihitung-hitung dalam setahun fokus kepada dua kebijakan itu memakan waktu 2/3 dari kerja secara keseluruhan. Sementara yang jelas-jelas diamanatkan Renstra Kemenhub, yaitu membangun transportasi umum massal, kinerjanya sayup-sayup,” ujar Djoko.

(►http://beritatrans.com)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on email
Email
Share on whatsapp
WhatsApp
Kategori
This error message is only visible to WordPress admins

Error: No connected account.

Please go to the Instagram Feed settings page to connect an account.

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp

More Posts

Pura Group

Nama Perusahaan: Pura Group Posisi yang ditawarkan: Programmer & Database

Send Us A Message