Ekonomi di Jateng Memang Melambat – IKA RAHUTAMI EKONOM UNIKA SOEGIJAPRANATA SEMARANG

TRBJ 2015_08_04 Ekonomi di Jateng Memang Melambat

MUNGKIN kondisi di Jabar bisa terjadi di Jateng, karena fakta di lapangan menunjukkan pertumbuhan ekonomi provinsi yang memiliki luas wilayah 34.548 km persegi itu sekitar 5,5 persen (yoy), lebih lambat dari tahun lalu.

Struktur ekonomi masih didomonasi industri pengolahan sekitar 36 persen, sedang sisi pengeluaran masih didominasi komponen pengeluaran rumah tangga sekitar 64 persen.

Berdasarkan hal itu, kondisi ekonomi Jateng memang melambat. Tapi pertumbuhan saja tidak cukup, yang lebih tepat adalah melihat daya beli masyarakat.

Meski sisi pengeluaran terbesar adalah untuk konsumsi, daya beli masyarakat disinyalir mengalami penurunan. Banyak retail dan perdagangan yang mengeluhkan hal yang sama, yakni penurunan daya beli masyarakat.

Di sisi lain, penggerak ekonomi Jateng adalah industri pengolahan, khususnya tekstil paling dominan. Dengan nilai kurs yang melemah, harga energi yang meningkat, berarti biaya produksi naik. Kenaikan biaya produksi akan dibebankan ke konsumen.

Sehingga, jika daya beli turun, pilihannya adalah menentukan prioritas konsumen. Tekstil bukan barang primer, sehingga terdapat kemungkinan produksi tekstil tidak terserap. (wan)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on email
Email
Share on whatsapp
WhatsApp
Kategori
This error message is only visible to WordPress admins

Error: No connected account.

Please go to the Instagram Feed settings page to connect an account.

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp

More Posts

Pura Group

Nama Perusahaan: Pura Group Posisi yang ditawarkan: Programmer & Database

Send Us A Message